Tag Archives: madrid

Day 12: Favourite Ever Match

AC Milan's Alexandre Pato kicks to score his first goal during their Champions League soccer match against Real Madrid at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid

Banyak pertandingan menarik, yang melibatkan tim favorit. Baik itu di ajang domestik liga, kejuaraan antar klub Eropa (Liga Champions dan semacamnya), atau bahkan tim nasional di ajang sekelas Piala Dunia dan piala-piala regional lain. Dan kali ini saya diberikan tantangan untuk memilih salah satunya. Oke, tanpa perlu berpikir panjang, ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang terjadi di Liga Champions yang melibatkan Milan melawan salah satu raksasa Eropa yang saat itu sangat diunggulkan, Real Madrid.

Pertandingan ini dilangsungkan tahun 2009 silam di kandang Madrid, Santiago Bernabeu, yang terkenal sebagai salah satu stadion terbesar dunia. Bayangkan, melawan tim superior seperti Madrid di ajang sekelas Liga Champions dengan bermain di bawah tekanan lawan, membuat banyak pihak tidak mengunggulkan Milan sama sekali di partai ini. Hasil paling bagus adalah bisa menahan seri Los Galacticos. Dan Milan datang ke Bernabeu dengan kekuatan penuh.

Ketika itu Kaka baru saja hijrah ke Madrid dan ini adalah perjumpaan pertama kali Kaka dengan bekas klubnya, sebagai lawan. Agak aneh melihat Kaka berbaju putih berebut bola dengan Ambrosini, Pirlo ataupun Seedorf. Dimana dulu mereka saling bahu membahu. Untung saja pertandingan tidak dilangsungkan di San Siro, dan seingat saya ketika leg kedua dimainkan di San Siro, Kaka tidak turun ke lapangan.

Milan saat itu baru saja memulai sebuah revolusi sepeninggal Carlo Ancelotti dan pensiunnya Paolo Maldini. Leonardo yang ditunjuk sebagai pelatih baru, mencoba melanjutkan hegemoni Milan dengan permainan cepat khas Brasil, meskipun tidak bisa disamakan dengan gaya bermain era Ancelotti. Milan saat itu merupakan tim yang berbeda dari ketika juara tahun 2007. Meskipun lini tengah masih diisi skuad ex-juara seperti Pirlo, Seedorf dan Ambrosini sebagai kapten suksesor Maldini. Di lini belakang, Milan kedatangan bek sentral Thiago Silva yang baru saja memulai masa keemasannya. Di depan, Ronaldinho coba memimpin Rossoneri bersama Pato dan Inzaghi.

Pertandingan sendiri berjalan seru dan seperti biasa, Milan berada di bawah tekanan bila bermain di kandang lawan. Madrid yang saat itu belum kedatangan Cristiano Ronaldo masih mengandalkan Raul dan Karim Benzema di depan. Akhirnya benar saja, Madrid lebih dulu unggul lewat gol Raul di menit ke-19 memanfaatkan kesalahan Dida. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

77123200405127172481

Di babak kedua, Milan mencoba untuk menyamakan kedudukan, dan meladeni permainan cepat Madrid yang semakin gencar menyerang karena telah unggul 1 gol. Dan akhirnya lewat suatu lemparan ke dalam, bola mendarat di kaki Pirlo yang secara tiba-tiba melakukan tendangan jarak jauh ke gawang Iker Casillas. GOL! Tendangan yang berbau spekulasi namun mengindikasikan kecerdasan Pirlo karena bola diarahkan ke tiang dekat membuat Madrid terkejut dan kedudukan jadi sama kuat.

Belum sempat pasukan Si Putih mengambil nafas panjang, 4 menit kemudian wonder boy Milan yang saat itu masih menjadi andalan, Pato, membuat Milanisti bersorak kegirangan karena umpan yang ditujukan ke Si Bebek berhasil dimanfaatkan dengan baik lewat kecepatan larinya, dan sanggup memperdayai Casillas. 1-2 Milan. Tertinggal dan tak ingin malu di depan publik sendiri, Madrid coba mengejar dan mereka berhasil membalas lewat tendangan pemain asal Belanda, Royston Drenthe di menit ke-76. Kedudukan menjadi 2-2.

Yang berikutnya ini epic. Setelah sempat menjebol kembali gawang Madrid lewat tandukan Thiago Silva menyambut tendangan penjuru, namun dianulir karena Silva dianggap melakukan pelanggaran terhadap Casillas, Milan secara tak terduga mampu menjungkirbalikkan semua prediksi dan dugaan para pengamat dan publik sepakbola. Umpan sederhana namun akurat Seedorf dari luar kotak penalti menemukan Pato yang dengan cerdik luput dari kawalan bek-bek Merengues dan perangkap offside, dan dengan sepakan first time kaki kanan nya mampu menceploskan bola ke gawang Madrid untuk ke-3 kalinya. Milan menang dan perjuangan mereka malam itu menjadi salah satu pertandingan tak terlupakan dalam sejarah keikutsertaan mereka di arena Liga Champions.

Advertisements
Tagged , , , ,