Tag Archives: birthday

MEME School Day 4: Lebih suka NGERJAIN atau DIKERJAIN?

ya kira-kra beginilah nasib saya dulu. Foto hasil Googling.

ya kira-kra beginilah nasib saya dulu. Foto hasil Googling.

Oke, masuk ke tema ke-4 dan kali ini temanya adalah lebih suka ngerjain atau dikerjain? Well i have to say that, di jaman-jaman saya sekolah dulu, ada 1 peristiwa yang membuat saya ga bisa lupa sampe sekarang, mungkin masuk kategori DIKERJAIN.

Jadi beginilah ceritanya:

Kisah ini terjadi ketika saya SMP. Suatu hari, tersebarlah berita bahwa saya ulang tahun di suatu tanggal di bulan yang bahagia. Okelah, karena dulu jamannya yang namanya diceplokin telor, jadi ketika saya ulang tahun itu saya sudah bersiap untuk kena yang namanya diceplokin. Di hari itu, saya udah pasrah aja deh pokoknya. Pas pelajaran di jam terakhir, teman-teman sekelas udah pada godain aja bilang “Bim, gw udah nyiapin telor nih..” “Eh kecapnya belom nih, terigu juga..” ya sort of like that lah pokoknya. Suara-suara bernada intimidasi dan sindiran sekaligus ancaman bahwa saya akan berada di Siaga 1 sepulang sekolah nanti. Well, itulah ya, resiko yang harus saya alami sebagai anak yang famous di kelas *ditimpuk* pokoknya sore itu saya ga tenang.

Ingin rasanya saya pulang cepat. Atau menghindar alias kabur dari sekolahan. Saya bilang ke teman sebangku saya “Gw balik aja deh cuy, daripada gue diceplokin ntar, ogah ah. Ntar gw masuk tivi lagi kan nanti gw terkenal..”

Oke, ada 2 kepalsuan di kalimat diatas. Yang pertama, jaman dulu belum ada panggilan cay cuy cay cuy. Dan yang kedua, ga mungkin juga acara penceplokan gue diliput tivi.

Oke, back. Jadi kata teman sebelah saya “Ya udahlah Bim terima aja.. Kalo lo cabut sekarang, itu ga menyelesaikan masalah. Nanti besok-besok juga lo bakal kena lagi!” ah ternyata sang teman sebelah saya sudah berada dalam kongsi penceplokan. Dan dalam hati kecil saya mengatakan, benar juga, kalo saya cabut atau izin sekarang, besar kemungkinan anak-anak bakal nyeplokin besok, atau besoknya lagi. I’m trapped. Saya pasrah, ikhlas dan tawakkal. Beginilah resiko jadi murid idola.

Akhirnya, bel berbunyi dan sekolah usai. Dengan gontai saya berjalan ke depan pintu gerbang dan seingat saya, saya sendirian waktu itu. Entah kenapa, saya udah pasrah aja ngeliat teman-teman berjalan menuju arah saya dan PRAT PROT..!! Telor sudah mendarat dengan mulus di rambut saya. Anyway, rambut saya dulu lurus belah tengah gitu deh, ga tau kenapa sekarang jadi kriwil keriting susah diatur (nanti dibahas lain kali).

Telor ga hanya 1 atau 2, tapi 3 dan 4 sekaligus sudah hancur menutupi warna rambut. Lengket dan lepek dimana-mana. Anak-anak yang lain mengerubuti dan bersorak, bahkan ada yang ngeledek, ketawa dan lain sebagainya. Udah ga peduli saya, mana gebetan, mana cewek cantik atau inceran atau pacar (yang terakhir fitnah soalnya ga punya) bakal ngeliat dan ngetawain. Pokoknya kepala saya nunduk aja lah. Jangankan telor, beberapa anak kemudian menumpahkan terigu sama kecap. Jadilah saya macam Indomie goreng atau telor ceplok dan lain sebagainya. Sambil ikut menikmati dengan mencoba ketawa dan ledek-ledekan dengan teman-teman, saya menghampiri Dimas yang siap dengan sepedanya.

Dimas adalah teman sekolah saya (tetangga). Dia bukan teman sekelas, tapi Dimas dulu kalo ke sekolah naik sepeda dan saya nebeng terus berangkat sama pulang.

Jadi sebelumnya saya udah bilang Dimas kalo saya mau diceplokin dan minta jasa Dimas buat (masih tetep) gonceng saya pulang. Dan Dimas untungnya masih mau boncengin temennya yang belepotan dan lengket ini. Meskipun resikonya, ya dia juga ikutan jadi pusat perhatian sepanjang jalan. Ah, makasih Dimas sudah mau menjadi temanmu yang artis ini *kecups*

Sampai rumah, ada kali 5 sampai 7 kali saya keramas, karena bau sama lengketnya susah hilang! Haha.. Tapi gapapa, itu pengalaman yang ga akan saya lupakan sepanjang karir persekolahan saya. Dan sekarang kalo boleh bilang, saya berterima kasih kepada teman-teman SMP dulu atas perhatiannya, hehe.

Advertisements
Tagged , , , , ,

My Mix-birthday-tape

Image

Gambar diatas adalah cover sebuah mixtape. Apa itu mixtape? Menurut Wikipedia, mixtape adalah a generic name given to any compilation of songs recorded onto any audio format. Atau bisa dikatakan secara gampangnya, kumpulan track-track yang dijadikan satu kesatuan alias kompilasi. Lagu-lagu dalam mixtape bisa seenak pembuatnya, namun biasanya ada tema-tema tertentu. Bisa dijadikan koleksi pribadi, bisa untuk dikasih orang lain, atau bisa juga untuk di share ke khalayak ramai.

Daann, mixtape di atas adalah mixtape yang khusus dibuatkan oleh teman saya yang bernama Genoveva Hega Densana Medyani untuk ulang tahun saya kemarin haha. Memang sih saya yang request, karena di ulang tahun saya tahun ini sepi dari kado, haha.. Tapi biarlah. Karena saya tahu Hega itu punya sense of music yang oke (secara doi music director gitu), dan kebetulan musik-musik pilihannya juga saya suka.. Jadi saya tahu kalau saya meminta kepada orang yang tepat.

Kalau ada istilah “serahkan sesuatu kepada ahlinya” berarti saya sudah menjalankan itu dengan benar.

Singkat cerita beliau menyanggupi permintaan saya dan berjanji akan segera membuatnya. Saya senang sekali dan semalam beliau memberikan notifikasi kalo mixtape-nya sudah siap untuk diunduh. Haha. Saya penasaran sama lagu-lagu apa yang bakal dia berikan sampe saya susah tidur dan kegelisahan melanda #halah.

Dan disinilah saya, sembari bekerja dan sembari pula ditemani oleh rangkaian lagu-lagu dari my birthday mixtape. Ada 10 track semua dalam album ini, yaitu:

1. Never Grow Old (The Cranberries)

2. Home (Edward Sharpe & The Magnetic Zeros)

3. For Rose (Parov Stelar)

4. Just A Boy (Angus & Julia Stone)

5. Satellite (Guster)

6. Erase and Rewind (The Cardigans)

7. Sunburn (Beat Connection)

8. Labour of Love (Frente)

9. Sap Solids (Fun Adults)

10. Everyday (Buddy Holly)

Itulah. Saya yakin beberapa diantara kalian masih asing dengan beberapa judul lagu di atas, namun bisa saya ungkapkan bahwa kesepuluh lagu di atas adalah tembang-tembang yang oke.

Oh ya, perkenalan saya dengan Mbak Hega ini juga agak unik lho, berawal dari request sebuah cover mixtape juga untuk seseorang haha. Dan kami belum pernah bertemu sebelumnya, karena doi dikenalkan ke saya oleh seorang teman, dan doi berdomisili di Bali.

Tapi saya pernah ketemu lho dengan dia di suatu hari sebelum Tahun Baru kemarin, hehe. Ah, nanti saya ceritakan deh kapan-kapan.

Tagged , , ,