Monthly Archives: December 2014

Mengikuti jejak teman saya, Adhi Rahman, berikut 20 album kesukaan saya hingga kini. Bukan berdasarkan urutan, namun pas lagi ingatnya saja, hehe. Dibacanya dari kiri ke kanan, atas ke bawah:

1. (What’s The Story) Morning Glory (Oasis) – 1996
2. Pandawa Lima (Dewa 19) – 1997
3. Sesuatu Yang Tertunda (Padi) – 2000
4. Kisah Klasik Untuk Masa Depan (Sheila On 7) – 2000
5. Angel Dust (Faith No More) – 1992
6. Hopes And Fears (Keane) – 2004
7. Ten (Pearl Jam) – 1991
8. Metallica “The Black Album” (Metallica) – 1991
9. The Joshua Tree (U2) – 1987
10. The Best of Extreme: An Accidental Collocation of Atoms? (Extreme) – 1998
11. Use Your Illusion 1 (Guns N’ Roses) – 1991
12. MTV Unplugged (Alanis Morissette) – 2001
13. Meteora (Linkin Park) – 2003
14. Dangerous (Michael Jackson) – 1991
15. AM (Arctic Monkeys) – 2013
16. Parachutes (Coldplay) – 2000
17. Free All Angels (Ash) – 2001
18. Torches (Foster The People) – 2011
19. Agustus 1997 (The Fly) – 1997
20. Good Acoustics (Firehouse) – 1996

Agak mainstream memang, hehe. Masih ada beberapa lagi namun segitu saja dululah. Adakah yang sama dengan pilihan anda? ūüėĀ – with Adhi

View on Path

Advertisements

Ronaldo, Messi? Biasa. Ladies and gentlemen.. Manuel Neuer!

Gelaran Ballon d’Or atau Bola Emas atau Golden Ball yang merupakan simbol pemain terbaik dunia dalam pentas akbar seluruh pesepakbola, akan diumumkan dalam waktu dekat, tahun depan tepatnya, pertengahan Januari 2015. Penghargaan ini disematkan kepada pemain sepakbola yang memiliki penampilan terbaik selama satu tahun belakangan, dan sungguh, ini merupakan¬†capaian tertinggi seorang pemain sepakbola dalam hal penghargaan individu.

Dan tahun 2014 ini, sudah terpilih 3 pemain yang menjadi kandidat peraih Golden Ball yang penjuriannya menggunakan sistem nama yang di-vote oleh seluruh pelatih dan kapten dari tim nasional seluruh dunia, dan juga jurnalis internasional tersebut. Siapakah 3 nama yang dimaksud? Saya berani bertaruh bahwa anda pasti mengenal 2 nama yang akan saya sebut lebih dahulu, meski anda bukanlah penggemar sepakbola sekalipun.

Dua nama pertama adalah langganan dari setiap ajang pemilihan pemain sepakbola terbaik. Mereka adalah 2 pemain yang level persaingannya sangat tinggi dan menjadi cerminan legenda sepakbola masa kini. Apa yang mereka lakukan di blantika sepakbola selalu menjadi rekor, rekor dan rekor, seiring gelar juara yang berdatangan bagi klub masing-masing tentunya. Well jika anda menyebut Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, tentu bukanlah suatu hal yang mengagetkan.

Ronaldo dan Messi merupakan langganan penghargaan. Dan mereka berdua juga pernah merasakan tahta tertinggi Golden Ball. Itulah alasan¬†saya menulis¬†judul tulisan ini di atas,¬†bahwa bila suatu penghargaan dihelat¬†dan kedua pemain tersebut menjadi nominasi atau bahkan pemenangnya, itu menjadi suatu hal umum dan biasa. Ronaldo dan Messi seperti bergantian merebut award demi award. Bukanlah suatu hal yang mengejutkan karena performa mereka juga extra ordinary¬†sepanjang tahun. Dan konsistensi mereka, itu yang terpenting. Khusus Messiah, ia merebut 3 gelar FIFA Ballon d’Or berturut-turut dari 2010 hingga 2012, seiring penguasaan Barcelona kala itu di panggung sepakbola Eropa dan dunia. Nama FIFA Ballon d’Or sendiri secara resmi digunakan mulai 2010 setelah nama Ballon d’Or yang tadinya hanya digunakan oleh majalah France Football di merger dengan penghargaan FIFA World Player Of The Year, menjadi FIFA Ballon d’Or. Sementara pesaing abadinya, CR7 menghentikan¬†kedigdayaan Messi tahun lalu (2 kali setelah tahun 2008), menyusul performanya yang sangat apik sepanjang 2013.

Dan kini, tatkala mereka berdua kembali masuk nominasi, muncul 1 nama yang menurut saya pribadi, adalah sosok yang patut diperhitungkan belakangan ini. Ia mungkin memang tidak rajin bikin gol dan juga tidak punya lari secepat kilat seperti Messi atau Ronaldo, namun ia memiliki kekokohan sebagai orang yang berdiri paling akhir di depan garis gawang, nomor satu di klub maupun timnas. Dia adalah kiper Jerman yang membawa der panzer juara dunia tahun ini, Manuel Neuer. Dan juga, penggondol Golden Glove atau kiper terbaik sepanjang turnamen.

Neuer hadir sebagai nominasi dan juga sebagai ancaman baru Messi dan Ronaldo. Ada opini publik yang mengatakan bahwa perengkuh Bola Emas adalah mereka yang membawa timnya menjuarai suatu turnamen besar. Khusus Neuer, Piala Dunia 2014 adalah bukti sahih. Begitu juga yang terjadi dengan Zinedine Zidane (1998), Ronaldo Nazario (2002) dan Fabio Cannavaro (2006). Hanya Messi saja yang berhasil memutus mata rantai itu di 2010 ketika Spanyol jadi juara dunia, namun tahun ini Neuer tampil sangat luar biasa. CR7 pun yang membawa Real Madrid meraih La Decima seakan masih kalah terang sinarnya. Kiper yang di awal karirnya membela Schalke tersebut dikenal dengan gayanya yang seperti bek atau sweeper. Ia tak segan memainkan bola di hadapan pemain lawan dan melakukan aksi-aksi penyelamatan layaknya seorang bek.

Ditambah lagi, bagi kalian yang juga memainkan game FIFA 15, tentunya pasti mengetahui bahwa Neuer ini adalah kiper yang amat sangat sulit ditaklukkan oleh lawan, karena ratingnya mencapai 90! Sedikit di bawah Ronaldo dan Messi, dan rating itu adalah rating bagi seorang kiper yang tugasnya “hanya” menahan bola agar tidak masuk gawang.

Siapapun pemenangnya, saya yakin bahwa itulah yang terbaik. Dan memang ke-3 pemain ini telah menorehkan prestasi tersendiri di klub dan negaranya masing-masing. Ronaldo tak henti mencetak gol dan terus menjadi top skor, membawa Madrid juara Liga Champions. Messi memecahkan rekor Telmo Zarra sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah La Liga, dan Neuer membawa Jerman menjuarai Piala Dunia ke-4 mereka.

Namun, tentunya adalah sebuah subjektivitas ketika saya memilih Neuer. Bila saya menjadi kapten timnas, jurnalis ataupun pelatih, maka Supermanu adalah pilihan utama. Mari nantikan apakah akan hadir kiper pertama (kedua setelah Lev Yashin ketika masih bernama Ballon d’Or) sebagai pemain terbaik dunia.

Tagged , , , ,