Day 7: Five Things You Love About Football.

Football is life.

Football is life.

Sepakbola adalah kehidupan, bukan sekedar hobi. Sepakbola sudah mendarah daging dari hidup saya dan ga akan bisa dilepaskan begitu saja. Tak bisa saya bayangkan apa jadinya dunia ini tanpa ada olahraga yang namanya sepakbola. Hidup akan hampa, absurd, dan tentunya kita ga akan pernah menyangka bahwa kita akan hidup. Lebay? Ga juga sih, hehe.

Dan berbicara sepakbola, tentunya bicara pula mengenai hal-hal menarik di dalamnya. Hal-hal yang membuat saya menyukai sepakbola karena alasan-alasannya. Alasan-alasan yang pada dasarnya tidak bisa dijadikan alasan. Karena mencintai sepakbola itu sebenarnya tidak perlu pake alasan. Itu datang dari dalam hati. Lebay? Ga juga sih, hehe *dejavu*

Oke marilah kita mulai bercerita hal-hal apa saja yang saya sukai dari sepakbola. Banyak sebenernya, namun tantangan ini mengisyaratkan hanya boleh 5 hal saja yang ditulis disini. Okelah, ini beberapa daftarnya. Kita mulai satu persatu ya! Yuk mareee…

The hooligans

The hooligans

1. Football Fans

Fans adalah bagian terpenting dari suatu permainan sepakbola, dan menjadi elemen yang tak terpisahkan pula. Juga, menjadi satu hal yang memberikan warna tersendiri bagi suatu pertandingan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Coba perhatikan, pertandingan bola tanpa suporter emangnya seru? Beberapa pertandingan yang harus dimainkan tanpa suporter (misalnya karena suatu tim mendapat hukuman) meskipun itu pertandingan besar, akan berubah menjadi partai hampa yang membosankan. Begitu pentingnya peran suporter dalam memeriahkan suatu pertandingan, membuat variabel ini saya tempatkan di nomor 1 dari hal-hal yang menarik dari sepakbola.

Saya pun ketika menggemari Inggris juga berawal dari suporter mereka. Ketika itu di Piala Eropa 96, The Three Lions tampil di depan publik sendiri, dan mereka sukses menghadirkan opera hooligans yang memenuhi seisi stadion tanpa lelah bernyanyi dan bersorak berteriak memberikan semangat pada negaranya. Suporter Inggris adalah salah satu yang terbaik di dunia, dan membuat saya jatuh cinta. Meskipun mereka juga terkenal dengan ulahnya yang kerap membuat onar. Itulah kesan pertama yang saya tangkap dari arti sebuah fans dalam sepakbola.

Kalo ga mau jauh-jauh, Indonesia pun sebenarnya sudah dikenal memiliki pendukung fanatik yang luar biasa, dan saya percaya itu karena beberapa kali saya menjadi bagian dari mereka ketika menonton langsung di stadion. Lebih dari dukungan terhadap suatu klub, bila sudah menyangkut negara alias tim nasional, dukungan itu akan lebih kerasa dan penuh penjiwaan. Kalau ga percaya kita lihat saja di Piala Dunia nanti, disitu malah pendukung yang negaranya ga ikutan aja mati-matian bakal dukung negara yang masuk lengkap dengan atribut dan coret-coretnya, hehe.

Girls with Milan's jersey

Girls with Milan’s jersey

2. Jersey

Alias kaos/seragam sepakbola yang dipakai bertanding di lapangan. Adalah salah satu hal yang menjadi daya tarik dari sebuah permainan sepakbola itu sendiri. Lebih dari sekedar identitas, jersey dewasa ini menjadi suatu pattern fashion dan ciri khas yang tak terpisahkan, dan ditunggu-tunggu kehadirannya, pun menjadi ajang persaingan dari apparel-apparel terkemuka macam Nike, Adidas, atau Puma.

Jersey menjadi ciri khas suatu klub, dan desain yang dibuat juga dewasa ini ga main-main. Tengok jersey timnas Prancis yang keren dan fashionable, dan beberapa jersey klub yang malah bisa dipakai oleh fans untuk jalan-jalan/pergi, ga sekedar buat main bola aja. Harga yang dibandrol untuk sebuah jersey pun ga murah lho, jersey original di store-store premium aja sekarang harganya naik udah 700 ribuan dari harga lama 600 ribu, bahkan yang pake teknologi techfit (singkatnya teknologi baju yang adem kalo dipake main bola) bisa dibandrol 1 juta lebih.

Itu kalo mau beli yang asli, kalo anda peminat barang kawe, lebih banyak lagi dan murah-murah, 150 ribu juga udah dapet. Sekarang jualan jersey macam orang jualan keripik singkong, banyak banget. Tinggal para fans keputusannya untuk membeli yang asli atau kawe, itu semua pilihan. Intinya, melihat jersey tim kesayangan yang bagus dan juga membelinya, menjadi suatu kenikmatan tersendiri dalam sepakbola.

The WAGS

The WAGS

3. WAGS (Wives and Girlfriends)

Ini dia nih, salah satu yang membuat menarik juga, kalo yang ini for boys only. Yup, para pacar atau istri atau pasangan pemain-pemain bola tersebut, yang lebih dikenal dengan sebutan WAGS, memang cantik-cantik dan juga bikin mupeng adanya.

Bagaimana enggak? Di luar sana, para pemain bola selain udah kaya, banyak uang, terkenal, punya mobil mewah, gaji selangit, dikelilingi pula oleh wanita-wanita supercantik dan seksi dari kalangan model, peragawati, presenter dan lain sebagainya. Bahkan model-modelnya pun ga sembarangan, model pakaian renang atau mereka yang sudah bertitel “supermodel” dan sebagainya juga kecantol sama pemain sepakbola. Kampret ga tuh, haha.

Melihat tingkah laku para WAGS mendukung pacar-pacar kesayangannya di lapangan pun seru-seru. Coba kita lihat fashion dan tampilan mereka setiap hari, itu juga menjadi ajang persaingan dan harga diri, untuk bersaing siapa diantara para WAGS yang berpenampilan terbaik. Kadang ga bisa dibayangkan betapa beruntungnya para pemain bola ini punya pacar macam begitu (ya ga usah dibayangin juga kali Bim, haha). Ambil contoh ini aja, Bacary Sagna yang punya istri bernama Ludivine Sagna. Kenapa beruntung? Ya coba kalian googling deh Bacary Sagna kayak apa, hihi dan sekalian cari tau juga bagaimana rupa Ludivine. Nah itu jawabannya.

Selain Bacary – Ludivine, contoh lain dari pesepakbola yang hoki punya WAGS aduhai itu salah satunya Kevin Prince Boateng dan Melissa Satta, atau Cristiano Ronaldo dengan Irina Shayk. Bahkan kalo diambil contoh di Indonesia, istri Bambang Pamungkas juga cantik itu, hehe.

The FIFA World Cup

The FIFA World Cup

4. The Tournaments (World Cup, Euro, Champions, etc)

Ini juga nih bikin menarik sepakbola. Yep, apa sih artinya main bola kalo ga berkompetisi atau bersaing memperebutkan sesuatu? Bersaing dengan klub lain untuk mencari yang terbaik atau jadi nomor 1. Baik itu di tingkat klub atau negara, persaingan itu biasanya ditempatkan dalam suatu wadah yang bernama turnamen. Kalo di klub ya turnamen itu bisa liga di setiap negara, atau piala-piala lokal. Di tingkat Eropa? Apalagi kalo bukan UEFA Champions League dan Europa League. Di tingkat benua ada yang namanya FIFA Club World Cup.

Kalau berbicara kancah tim nasional, ya ga lain ga bukan Piala Dunia adalah kasta tertinggi turnamen antar negara. Di bawahnya, yaitu piala kontinental di benua masing-masing. Misalkan di Eropa ya Piala Eropa. Di Amerika ada Copa America, di Asia ada AFC Cup dan seterusnya. Malahan ada turnamen yang mempertemukan juara-juara di setiap benua, macam Piala Dunia mini lah, namanya Piala Konfederasi.

Turnamen-turnamen tersebut di atas berpengaruh besar terhadap ghiroh dan semangat saya menyaksikan pertandingan sepakbola, apalagi bila telah melibatkan tim kesayangan. Major tournaments seperti itu tak boleh dilewatkan. Itulah yang saya tunggu-tunggu dari setiap perhelatan turnamen besar macam Piala Dunia yang akan dilangsungkan beberapa hari lagi.

Fans united

Fans united

5. Football Unites People

Apakah artinya? Well kurang lebih artinya adalah sepakbola menyatukan kita. Siapakah kita? Ya aku, kamu dan dia, halah. Ini yang saya rasakan semenjak saya mengenal sepakbola dan hal ini ternyata menjadi daya tarik tersendiri. Bagaimana sebuah pertandingan bola bisa menyatukan berbagai penduduk dari suku bangsa, agama, bahasa dan ras yang ada. Hanya satu bahasa, bahasa sepakbola.

Kok kayak bacaan Sumpah Pemuda ya, hehe. Pokoknya begitu. Contoh sederhana adalah ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala AFF (tingkat ASEAN) tahun 2010 lalu. Saat itu, suporter Indonesia yang terkenal fanatik kedaerahan apabila mendukung klubnya masing-masing “dipaksa” untuk bersatu dibawah satu bendera Merah Putih. Hasilnya? Luar biasa. Suporter dari berbagai penjuru Indonesia berdatangan ke Gelora Bung Karno dan berbaur menjadi satu. Warna yang menjadi ciri khas masing-masing klub ditanggalkan dan berganti menjadi warna merah jersey timnas Garuda.

Sepakbola yang menyatukan orang-orang ini sebenarnya hampir sama hakikatnya dengan musik. Musik adalah contoh simple paling yahud yang bisa menyatukan orang banyak dari seluruh dunia tanpa membeda-bedakan bahasa. Dan sepakbola dalam skala nasional juga bisa membuktikan itu. Jika ingin disederhanakan maknanya, bisa kok kita duduk bareng dengan WNA apapun untuk menikmati sebuah pertandingan sepakbola.

Ajaib bukan? Yup, itulah 5 hal pilihan saya. Bagaimana dengan anda?

Advertisements
Tagged , ,

4 thoughts on “Day 7: Five Things You Love About Football.

  1. anchaanwar says:

    Poin 5 juga berlaku sebaliknya. Ketika berada pada sisi yang berbeda, mereka bisa menjadi musuh yang paling dibenci.

  2. ayanapunya says:

    kalau nggak salah wags ini yang mempopulerkan inggris juga ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: