5 reasons why i should watch BLUR concert

Damon Albarn in one of Blur's performance

Damon Albarn in one of Blur’s performance

Tebak siapa yang bakal mampir ke Jakarta bulan Mei nanti? Buat penggemar british music, khususnya alternative british music, nama Blur udah ga asing lagi, bahkan bisa dikatakan sebagai salah satu mbah brit music (atau yang biasa orang bilang britpop) yang jadi panutan dan idola kebanyakan musisi dan band seantero dunia. Yap, dan sebagai salah satu penggemar musik (dan musik mereka), saya harus nonton konsernya. Harus! Sebenarnya kalo dipikir-pikir tiketnya mahal, tapi kalo dikerucutkan ada 5 alasan yang membuat saya harus beli tiketnya, yaitu:

the simplicity and elegancy of a logo

the simplicity of a logo

1. Gitar pertama saya ada stiker Blur-nya.

Dulu, ketika saya sekolah dan baru mulai mengenal musik, dan baru mulai belajar gitar, saya membeli gitar bermerk Fender di salah satu toko musik di dekat rumah saya. Dan itu gitar pertama saya yang paling saya banggakan. Dulu gitar terbagi 2 secara umum, gitar ber-senar string atau nylon. Dan gitar string sangat digandrungi kalangan anak muda saat itu, karena apa ya, intinya karena gitar nylon dulu terkesan jadul dan khusus bagi kalangan expert, karena yang biasa memainkan nylon adalah mereka yang menggemari lagu klasik. Jadi ya ga aptudet gitu deh! Dan gitar Fender itu saya beli seharga 200 ribu. Jaman dulu harga segitu termasuk mahal lho.

Dan well, karena gitar baru terbeli dan kalo saya lihat gitar teman-teman saya itu banyak tempelan stikernya, dan menurut saya itu keren.. Oke, saya orangnya simpel, dan saya kayaknya ga bakal niru gitar-gitar yang penuh dengan stiker, jadinya saya memutuskan untuk membeli 1 stiker saja yang bakal ditempel di gitar baru saya tersebut. Dan setelah melihat-lihat di tukang stiker deket toko gitar itu juga, pilihan jatuh kepada stiker logo Blur! Entah kenapa saya suka banget sama logo Blur.. Mencerminkan classical dan simplicity, namun tetap luwes dan bergerak dinamis dengan aksen garis lurus dan melengkung.

Memang sepele kelihatannya, tapi gitar saya jadi lebih berkelas dengan tempelan stiker tersebut.

2. Video klip Blur pertama yang saya tonton di MTV adalah Beetlebum.

Beetlebum adalah video klip dari Blur yang pertama kali saya tonton di MTV. Saat itu MTV masih tayang di ANTV dan dulu masih hampir setiap hari tayangnya. Dari siang sampai malam seingat saya. Dan saya masih ingat dulu itu jaman-jamannya di rumah sendirian. Dan kalo sendirian kerjaan saya nyapu ngepel dan bersih-bersih rumah. Sembari ngebabu begitu enaknya sambil nyalain MTV dengan video-video musiknya, dan entah kenapa yang nyantol di otak saya adalah ketika MTV nayangin Beetlebum. Saya yang tadinya lagi ngepel jadi terdiam sejenak di depan TV. Video klip dan lagunya keren!

Oasis' performance. Check out who's got the huge crowds.

Oasis’ performance. Check out who’s got the biggest crowds

3. Blur = Oasis, atau sebaliknya.

Kalo disuruh milih antara Blur atau Oasis, terus terang saya lebih suka Oasis. Saya lebih dulu kenal dan menggemari Oasis dibanding Blur. Dan saya lebih mafhum lagu-lagunya Noel Gallagher cs dibanding Blur. Namun.. Karena sudah tidak mungkin lagi Oasis dapat saya saksikan live, karena sudah bubar tentunya.. Eh bisa aja sih kalo reunited. Jadinya kedatangan Blur ini bisa jadi sebagai “pengganti” datangnya Oasis. Kenapa? Karena Blur menurut saya equal to Oasis. Memang pasti ada pro dan kontra dan pasti ada pihak-pihak yang ga terima dan lebih berat sebelah ke Blur ataupun Oasis. Tapi menurut saya mereka sama. Sekali lagi, sama. Dan come on, intinya.. Blur itu YA SAMA AJA Oasis, dan Oasis YA SAMA KAYAK Blur.

Mereka selintingan, dan rivalitas abadi Damon Albarn dengan Noel atau Liam Gallagher udah kayak United vs City kalo di sepakbola, atau mungkin clasico Barca – Madrid. Susah deh ngejabarin bagusnya masing-masing mereka, mungkin kalo dirunut satu-satu 1 rim kertas folio ga cukup #asek.

13 (1999)

13 (1999)

4. Saya tumbuh di masa-masa SMP – SMA dengan album 13, dan dahulu pernah setahun menjalani ibadah puasa ditemani album The Best Of.

Album 13 yang keluar tahun 1999 itu adalah album jaman peralihan saya SMP ke SMA. Dan waktu itu saya udah koleksi kaset, jadi saya beli album itu karena ada lagu Tender, yang ngehits banget! Abis Tender, muncul Coffee & TV.. Habislah masa-masa itu dengan muter kenceng-kenceng album 13 di tape rumah. Bahkan sembari nyanyi-nyanyi koor Tender dengan teman saya. Oh my baby oh my baby, oh why.. Oh my.. SADES!

Setahun kemudian, muncul album The Best Of (2000), dan album itu SAIK! Disitulah wawasan saya tentang lagu-lagu Blur bertambah, yang mungkin saya ga sempat denger album-album lama mereka. The Universal, Country House, Parklife, Charmless Man.. Semua lagu-lagu itu gila. And i have to sing along with other Blur maniacs and see Damon sing it LIVE. Karena saya tahu (based on konser-konser mereka di YouTube) kalo animo penonton pada saat Albarn bawain lagu-lagu itu ruar biasa! Mudah-mudahan terjadi di Jakarta juga, amen..

Oh ya, bulan Ramadhan dan puasa taun 2000an saya “jalani” dengan album The Best Of. Bukannya banyakin ngaji dan solat ya, haha..

5. It’s a chance of a lifetime to see them live.

Yes, coba renungkan. Kapan lagi liat mereka manggung disini? Dari tahun 2000, berarti udah lebih dari 10 tahun chance mereka buat hadir ada. Dan mungkin kalo saya lewatin konser kali ini, bakal nunggu sekitar 10 tahun lagi. Oh.. Ga deh makasih.

Dan itulah.. 5 alasan. Memang lebih ke alasan subjektif sih. Tapi dengan subjektifitas seperti itu, menurut saya bakal menambah antusiasme dan adrenaline saya saat hadir ke Lapangan D Senayan tanggal 15 Mei nanti, hehe.. Nantikan!

Di bawah ini adalah salah satu performance Blur membawakan Tender di Hyde Park, 2012. Magnificent.

Advertisements
Tagged , , , , , ,

5 thoughts on “5 reasons why i should watch BLUR concert

  1. museliem says:

    Jadi nonton blur?

  2. tinsyam says:

    masih suka tuh lagunya tender..

  3. […] abang saya dan di Walkman merk Aiwa. Band yang harus saya tonton karena alasannya pernah saya tulis disini. Dan saya memang benar-benar harus nonton. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: