Persesuaian Kehendak

Seorang teman pernah berkata kepada saya bahwa persesuaian kehendak itu adalah hal paling sulit yang dapat diraih umat manusia dalam kehidupan ini. Persesuaian kehendak disini tentunya adalah persesuaian kehendak antara manusia atau kita, dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Kenapa sulit? Karena kehendak kita belum tentu merupakan kehendak Tuhan, dan kehendak Tuhan pun belum tentu sesuai dengan keinginan kita. Pertabrakan kehendak inilah yang sulit untuk diterima, bila itu yang terjadi.

Apalagi untuk sesuatu yang kita inginkan dengan sangat, dimana di pandangan kita, bahwa apabila kita mendapatkan hal tersebut maka akan menjadi bahagia dan lengkap hidup kita, itulah yang memiliki tingkat adrenaline rush tertinggi bila ternyata hal itu bukanlah persesuaian Tuhan. Keinginan tersebut bisa berupa apa saja, bisa berupa pekerjaan, jodoh, atau hal-hal lainnya.

Terkadang, ayat-ayat agama dari kitab suci manapun yang menyarankan kita untuk bersabar apabila kehendak kita tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, tidak cukup banyak membantu orang yang telah menginginkan sekali hal tersebut lalu mengalami kegagalan.

Saya juga ingin bertanya kepada teman-teman sekalian, bagaimana kiat dan tips menghadapi ketidaksesuaian kehendak antara diri kita dengan Tuhan? Hal yang sebenarnya mudah untuk diucapkan sebagai nasihat kita kepada orang lain, tapi kalau terjadi kepada kita, belum tentu..

Hidup saya memang bukanlah hidup yang selalu sama kehendaknya dengan Yang Maha Kuasa. Kalau dipikir-pikir malah, sedari kecil saya selalu diwarnai dengan kehidupan yang diluar dugaan. Namun bukan berarti hidup saya tidak bahagia. Ketika SD, saya sudah punya gambaran masuk ke SLTP dan SMU favorit keinginan saya, namun itu buyar. Selepas sekolah, mau masuk ke Universitas dan jurusan keinginan saya, sirna juga. Kerja juga begitu, mau masuk ke instansi atau perusahaan idaman, ga jadi. Untuk masalah asmara, ada beberapa kegagalan yang juga saya temukan.

Kadang butuh air mata dan kebesaran hati untuk melaluinya. Dan hal itu tidak selalu sama, ada beban tersendiri dari setiap episode dimana kita sedang menunggu kesesuaian Tuhan dengan ingin kita.

Advertisements

24 thoughts on “Persesuaian Kehendak

  1. ayanapunya says:

    Tuhan itu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Mungkin kalimat itu klise ya, Bim. Cuma kalau kasusnya seperti yang kamu tanyakan maka aku berusaha berprasangka baik saja pada Allah. Dia punya rencana sendiri yang lebih baik ketimbang rencana kita.

  2. Julie Utami says:

    Saya kan juga suka menghadapi hal yang sama. Dan saya menyikapinya dengan mencoba mengerti mengapa Allah tidak mengizinkan kita mengambil apa yang kita anggap baik dan lalu kita ingini. Caranya adalah dengan menyukuri apa yang kita jalani saat ini atas kehendak Allah. Nah akhirnya ketemu juga tuh pemikiran bahwa saya ternyata memang lebih cocok dengan jalan hidup pilihan Allah, sebaliknya melihat keadaan yang saya ingini tapi tidak dikabulkanNya saya beranggapan gini, “wah, iya, ternyata yang saya ingini berat ya, enakan yang saya jalani sekarang.” Begitu deh kalau saya.

  3. Badai says:

    masalah asmara dibahas kurang dalam nih ;p #kepo

  4. debapirez says:

    how to ride the wind of change itu yg agak susah bro πŸ™‚

  5. BuPeb says:

    berasa di jitak ama Tuhan berkali2 niy aku belakangan … Thanks God

  6. heavendrive says:

    tapik sekarang dah gak merana asmara kan??

  7. myfickleboon says:

    gw juga sering begitu Bim, malah akhir-akhir ini makin sering ngedapetin situasi begini, di mana apa yang gw pengenin banget rasanya udah di depan mata, udah dimudahkan… ternyata lepas.

    yah balik lagi, harus Ikhlas dan percaya kalau Allah punya rencana lain buat kita, ada rencana yang lebih baik, yang penting kita berusaha aja terus sambil berdoa πŸ™‚

    SEMANGAT!

  8. Ely Meyer says:

    setuju dgn alinea terakhir

  9. thebimz says:

    @Yana: pake hape itu Yan, hehe

  10. tinsyam says:

    percaya saja dengan rencana yang punya hidup.. pasti bahagia.. yang penting juga kita berusaha.. tuhan emang ga selalu mengabulkan semua apa yang kita mau kan, tapi pasti mengabulkan apa yang kita butuh..
    ku sering loh merasa begini juga.. tapi ku lebih percaya padaNYA.. bukan pasrah, lebih ke “udah ada yang atur” gitu.. dan berfikir positif..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: